Social Icons

Minggu, 06 Januari 2013

Tips Mengecat dinding Rumah


Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengecat dengan benar. Pengecatan yang kurang tepat akan mempengaruhi hasil pengecatannya. Berikut ini tips pengecatan dinding adalah sebagai berikut:
Sebelum pengecatan pastikan dinding  yang akan dicat dalam kondisi kering. Sebab dinding yang masih baru dan masih basah mengandung kadar alkali semen yang masih tinggi apabila langsung dicat akan beresiko dinding menjadi lembab sehingga dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur bahkan rontok.
Bersihkan permukaan dinding yang sudah kering dari kotoran yang menempel, dapat menggunakan lap atau kompresor untuk membersihkannya.

Setelah proses pembersihan selesai, anda dapat lakukan pengecatan dinding dengan cat dasar atau plamir untuk dinding interior. Sebelum tembok di plamir ada baiknya dilapisi dulu tembok dengan Wall Sealer, guna menetralisir derajat keasaman semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.
Sedangkan untuk dinding luar atau eksterior dapat menggunakan cat untuk eskterior tanpa menggunakan cat dasar karena jenis cat ini memang dibuat untuk kondisi luar.
Kemudian pengecatan dinding dengan cat finishing. Untuk hasil yang sempurna cat dinding jangan terlalu kental, encerkan dengan air 10% dari total berat cat. Ulangi pengecatan dua sampai tiga lapis untuk mendapatkan lapisan cat yang kuat dan warna yang jelas. Waktu pengeringan antara setiap lapis pengecatan adalah 1 sampai 2 jam.
Sedang untuk mengecat dinding yang sudah pernah dilapisi cat sebelumnya maka akan berbeda dengan mengecat dinding yang masih baru. Sebelum melakukan pengecatan ulang, harus diperiksa dulu kondisi dinding eksisting dalam keadaan baik atau tidak.
Kondisi dinding memiliki kondisi yang baik apabila dinding tersebut tidak mengelupas, tidak berjamur, tidak berkapur ataupun menggelembung. Permukaan dinding yang baik hanya perlu dibersihkan dari debu dan minyak untuk perawatannya.
Untuk mengetahui lapisan plamir dan cat lama masih kuat melekat atau tidak, dapat dilakukan dengan cara menguaskan air pada permukaan  dinding tersebut kemudian tunggu beberapa saat. Bila permukaan dinding nampak mengelupas dan bergelembung-gelembung maka permukaan dinding harus disekrap terlebih dahulu agar lapisan cat yang baru dapat melekat dengan kuat.
Selanjutnya amplas permukaan yang sudah diperiksa tadi, bersihkan dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan yang baru. Berikutnya lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.
Untuk permukaan dinding luar yang sulit dibersihkan seluruhnya, diplamir saja lebih dahulu sebelum dicat dengan cat tembok.
Apabila dinding yang berjamur, sebaiknya cari dulu penyebabnya. Jika akibat rembesan air  karena retakan dinding maka retakan dinding tersebut harus diperbaiki dahulu dan diaci kembali. Jika jamur masih nampak bisa disiasati dengan menguaskan cat minyak pada permukaan dinding yang berjamur tersebut agar jamur mati sebelum dicat dengan cat tembok nantinya.
Jika dinding eksisting tersebut sebelumnya dicat dengan cat tembok dengan warna yang tua maka pastikan lapisan demi lapisan cat tembok yang baru teraplikasi dengan baik dan merata agar tidak nampak bayangan warna dari cat dinding eksisting.

follow @batahebel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

SID - Properti

software developer properti, sisem informasi developer,informasi properti, program informasi developer properti

50.000 contoh Desain Properti

Inspirasi Desain Properti, contoh rumah minimalis, desain rumah minimalis type 36 72,kumpulan desain rumah minimalis,desain rumah minimalis 2 lantai,desain rumah minimalis type 45,desain rumah minimalis sederhana,contoh desain rumah minimalis,desain rumah minimalis 2013,desain rumah minimalis type 36

Kelengkapan Bisnis Properti

the property developer,ebook property, buku properti,property,property estate,real estate property,management property,commercial